Rabu, Maret 06, 2013
0
Rasanya baru kemarin kita saling bertemu, saling bertatap, dan saling bertukar senyum pada jarak pandang yang begitu dekat tanpa hijab

jujur saja hatiku berdebar, tak kuasa mengikuti proses ini hingga banyak pertanyaan dan singkatnya jawaban yang aku ucapkan untukmu, pertemuan indah itu menghadirkan kenangan manis bagiku begitu indah saat dijalankan di rumah Allah yang begitu megah dan damai

hari demi hari menunggu jawaban yang terbaik dari Allah, hingga keputusan yang terbaik itu adalah proses ini terhentikan.

Semoga kita bisa saling memahami dari kondisi kita masing-masing, walau terasa menyedihkan hati ini, tapi inilah yang terbaik, insya Allah, semoga tidak ada air mata yang tumpah dan selalu tetap bahagia dan tersenyum





Oleh : Alzena Valdis Rahayu
dakwatuna.com

0 komentar:

Posting Komentar